Kenali Bahaya & Gunakan APD

Kenali Bahaya & Gunakan APD
Banyak kecelakaan terjadi akibat lemahnya kemampuan dan pengetahuan pekerja untuk mengenali bahaya seawal mungkin dan kemudian mengambil tindakan pencegahan. Setiap karyawan harus mengambil tindakan yang sesuai terhadap resiko yang dijumpai. Dengan mengawasi diri sendiri dan rekan kerja, mereka dapat mencegah digunakannya cara yang berbahaya untuk menyelesaikan pekerjaannya sesegera mungkin. Manajemen harus memberikan dukungan, dengan bertanggung jawab untuk membuat suasana yang memungkinkan terbentuknya budaya K3, dan dengan mempersyaratkan pekerja untuk bekerja dengan aman serta mendukung sistem kerja yang dapat membantu mereka untuk bekerja dengan aman.

Ada enam langkah yang diperlukan bagi seseorang untuk bekerja dengan aman :
• Rasakan suasana bahaya, Dapatkah anda lihat, rasa atau dengar ?
• Ketahuilah bahaya, Apakah anda mengerti bagaimana bahaya dari pekerjaan itu ?
• Rencanakan tindakan anda apa yang akan anda lakukan ?
• Lakukan cara terbaik apakah anda melakukan yang terbaik ?
• Pelihara cara tersebut agar berjalan, Bagaimana anda memiharanya ?
• Lihat, bicara dan dengarkan setiap masukan, Bagaimana kita membuatnya lebih baik ?

Rasakan
Jika seseorang tidak dapat merasakan bahaya, maka dia tidak akan bertindak apapun. Bagaimana cara kita mengenali bahaya ? Selain terlihat, bahaya juga dapat kita rasakan melalui cara lain. Mendengar sama pentingnya jika kita ingin terhindar tertabrak kendaraan dari belakang. Penciuman dapat mengingatkan kita adanya gas berbahaya di udara yang mungkin saja beracun atau dapat meledak. Perasaan adanya getaran yang tidak biasa juga merupakan peringatan yang berguna. Belajar untuk mengenali bahaya umumnya selalu diabaikan, terutama bagi mereka yang telah memiliki pengalaman kerja, tetapi akan lebih baik jika kita memastikan apakah setiap pekerja dapat mengidentifikasi bahaya yang mengancam dirinya sebelum mereka mulai bekerja.

Ketahui
Jika anda telah merasakan bahaya belum berarti anda dapat mengetahui resiko bahaya itu. Langkah yang penting adalah bukan hanya dengan melihat bahaya ditempat kerja, tetapi juga mengenali potensi bahayanya. Orang dapat terbiasa pada bahaya yang dijumpai setiap hari dan lama kelamaan akan melupakan resikonya. Memahami bahaya akan menyebabkan kita peduli terhdapatnya memikirkan keparahan akibat bahaya akan membuat kita ingin menghindarinya. Mengetahui bahaya memang membutuhkan peraasaan tetapi selanjutnya tidak mudah karena anda harus tahu apa arti bahaya tersebut. Anda harus belajar untuk selalu khawatir meskipun anda tidak mendapatkan kecelakaan.

Rencanakan
Memahami bahaya yang anda lihat hanyalah langkah awal. Pertanyaan selanjutnya adalah apa yang akan anda lakukan? Jawaban “berhati-hati” kurang memadai karena berhati-hati memerlukan keahlian yang harus dipelajari.
Hal-hal yang harus dipertimbangkan adalah :
• Dapatkah kita menghindari semua bahaya tersebut ?
• Dapatkah kita mengisolasi bahaya atau menggunakan APD ?
• Haruskah kita menyingkirkan bahaya tersebut ?

Buatlah semacam kumpulan cara yang dapat kita pakai (gunakan hirarki kontrol). Berkerja dengan resiko bahaya mengharuskan kita memilih cara yang terbaik, mulai dari menghindari bahaya tersebut sampai bekerja dengan sangat berhati-hati. Peringatan akan adanya bahaya dan menyiapkan informasi K3 yang memadai adalah sarana penting untuk memastikan rencana terbaik anda akan berjalan dengan aman.

Lakukan
Setelah anda menetapkan rencana yang efektif, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana memastikannya tetap berjalan ? Langkah pertama adalah buatlah situasi kerja yang dapat mempermudah pelaksanaanya dan sulit untuk menolaknya.
Penting untuk dimengerti apakah masalah yang akan muncul adalah masalah organisasi atau individu pekerja. Masukan dari pengawas kerja dan dari pekerja itu sendiri merupakan hal yang penting untuk dipelajari dan ditindaklanjuti baik oleh pekerja, pengawas maupun manajemen.

Memeliharanya
Salah satu masalah terbesar adalah memastikan apakah pekerja telah menjadikan K3 sebagai budaya yang berkelanjutan. Membentuk suatu budaya sebenarnya mudah tapi sulit. Membuat suatu program untuk memelihara budaya yang baik adalah dengan membuatnya mudah dilakukan.

Lihat, Bicara dan Dengarkan
Tidak ada orang yang dapat mengatur dirinya untuk bekerja dengan aman setiap saat. Biarpun seseorang memiliki perhatian K3 yang tinggi, mereka tetap saja dapat melakukan tindakan tidak aman, karena setiap manusia pasti dapat melakukan kesalahan. Terkadang kita menyadari kalau kita salah pada saat kesalahan itu telah terjadi, kecuali ada yang mengingatkan kita pada saat melakukan kesalahan tersebut. Kita harus mengingatkan rekan kita ketika kita melihat mereka melakukan kesalahan. Kembangkanlah kemampuan kita dalam meningkatkan rekan kerja dan dengarkan ide ide merekan akan K3

“Sebelum memulai pekerjaan, kenali bahaya yang terkait, sehingga anda dapat bekerja dengan aman. Pastikan andan menggunakan alat pelindung diri ( APD ) yang sesuai.”

About sigitsafety

Bekerja keras, disiplin dan bertanggung jawab dalam segala hal
This entry was posted in Keselamatan Kerja. Bookmark the permalink.

One Response to Kenali Bahaya & Gunakan APD

  1. aghi says:

    ijin kopi yak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s